Bagi sebagian orang mendengar nama Manajemen Sumberdaya Lahan memang cukup asing namun bagi sebagian orang lainnya tidak. Kata ‘manajemen’ memang cukup membantu banyak orang untuk memahami mana Manajemen Sumberdaya Lahan. Namun tidak sedikit juga orang yang terkecoh dengan kata ‘manajemen’. Bagi sebagian orang Manajemen Sumberdaya Lahan mungkin tidak jauh berbeda dengan Ekonomi atau akutansi, mungkin merupakan salah satu bentuk spesialisasi dari Manajemen. Pemahaman ini pula yang kami alami, sebagian mahasiswa Manajemen Sumberdaya Lahan angkatan 47 (2010). Sebagian dari kami merasa ‘salah jurusan’ akibat terkecoh dengan kata ‘manajemen’ yang terdapat dalam Manajemen Sumberdaya Lahan. Tidak aneh memang, nama ini memang secara resmi baru digunakan pada tahun kami masuk perguruan tinggi. Nama ini menggantikan nama sebelumnya yaitu Ilmu Tanah Dan Sumberdaya Lahan. Jelas sekali mengapa sebagian dari kami mengatakan salah jurusan, sangat jauh dari bayangan terhadap kata ‘manajemen’ yang terdapat dalam Manajemen Sumberdaya Lahan’. Dan ini pula yang membuat kami warga Tanah berasumsi perubahan nama ini menjadi salah satu faktor penyebab mengapa mahasiswa Tanah angkatan kami lebih didominasi oleh kaum hawa, sangat berbeda sekali dengan angkatan sebelum-sebelumnya dimana kaum adam jauh mendominasi. Memang terkadang perubahan itu penting agar hidup terasa berwarna, iya kaan…?? *apeu*

Manajemen Sumberdaya Lahan merupakan salah satu dari empat departemen (Agronomi dan Hortikultura; Proteksi Tanaman; Arsitektur Lanskap) yang berada di bawah naungan Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. Di Fakultas sendiri Manajemen Sumberdaya Lahan memiliki kode A1. Jadi setiap mahasiswa Manajemen Sumberdaya Lahan akan memiliki Nomer Induk Mahasiswa dengan awalan A1, dan ini juga secara otomatis berdampak pada saat wisuda. Berdasarkan pengalaman abang dan kakak senior para anak tanah ini saat wisuda tidak perlu menunggu terlalu lama karena pemanggilan calon wisudawan itu berdasarkan nomor urut NRP, jadi bersyukurlah menjadi anak Tanah.. dan kami para mahasiswa Manajemen Sumberdaya Lahan mendapat nama panggilan istimewa yaitu Anak Tanah. Kenapa hanya tanah? Karena dahulu saat awal mula berdiri Manajemen Sumberdaya Lahan memiliki nama Ilmu Tanah setelah itu bari diganti dengan Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan tujuannya memang supaya memperluas pemahaman orang bahwa Ilmu Tanah tidak hanya mempelajari bagaimana Tanah namun juga mempelajari bagaimana cara manajemen lahan yang baik agar tepat guna sesuai dengan potensi masing-masing lahan yang dimiliki.

Manajemen Sumberdaya Lahan merupakan departemen tertua di Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. Dan berdasarkan pengalaman, dosen-dosen yang kami miliki pun amat sangat super duper luar biasa dasyat (agak lebay). Tapi memang seperti itulah mereka, dengan kata lain mereka para ibu dan bapak dosen memang sangat cool! Dan fakta lainnya adalah Departemen Manajemen Sumberdaya Lahan ini adalah salah satu dari hanya dua Departemen Ilmu Tanah di Indonesia. Ya, di Indonesia memang hanya terdapat dua Perguruan Tinggi Negeri yang masih memiliki departemen yang spesifik mendalami Ilmu tanah, dan pada Perguruan Tinggi Negeri lainnya Ilmu Tanah dan departemen lainnya sudah digabung menjadi Agroteknologi. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan, setidaknya bersyukurlah berada di Ilmu Tanah IPB karena akan ada banyak hal yang luar biasa yang akan dialami saat berada disini..

Departemen Manajemen Sumberdaya Lahan memiliki spesifikasi fokus pada enam bagian bidang ilmu, yaitu:

  • Pengembangan Sumbaerdaya Fisik Lahan,
  • Kimia dan Kesuburan Tanah,
  • Konservasi Tanah dan Air,
  • Bioteknologi Tanah,
  • Penginderaan Jauh dan Informasi Spasial, serta
  • Perencanaan dan Pengembangan Wilayah

Sedikit mengutip dari salah satu buku referensi kami, Tanah adalah sebagai kumpulan tubuh alam di permukaan bumi, di tempat-tempat yang telah diubah, atau bahkan yang sudah diubah oleh manusia dari bahan tanah, mengandung bahan kehidupan, dan menyokong atau mampu menyokong pertumbuhan tanaman di lapangan (soil survey staff, 1996). Tidak aneh ketika dikatakan tanah merupakan tubuh alam. Meskipun sekitar 80% dari  bumi adalah air, namun tanah akan tetap menjadi tubuh bumi. Tanah dengan aktifitas dan organisme yang tanpa henti terus bergerak memiliki peran yang sangat besar dalam menjaga keberlangsungan hidup Bumi ini. Berbagai aktifitas dan kehidupan makhluk hidup di Bumi hampir sebagian terjadi di atas tanah. Tidak dapat dipungkiri, aktifitas yang dilakukan tanah akan sangat memberikan pengaruh yang sangat besar bagi kehidupan makhluk hidup di muka bumi.

Dalam mempelajari Ilmu Tanah banyak sekali ditemukan hal-hal luar biasa yang terjadi di luar bayangan. Tanah yang terlihat diam dan sama di seluruh daerah memiliki keistimewaan masing-masing. Dan yang paling penting, dengan mempelajari Ilmu Tanah (bagi mereka yang sadar) akan semakin bersyukur pada Allah. Tanah diciptakan dengan berbagai keseimbangan untuk mempertahankan kehidupan di muka Bumi ini. Sadar tidak sadar, Allah telah menciptakan segala sesuatunya seimbang dengan berbagai keterikatan satu sama lain. Hanya, manusia yang memanng dasarnya memiliki kemampuan merusak telah merubah keseimbangan-keseimbangan itu hingga kini mulai terasa apa yang disebut dampak kerusakan lingkungan.

Jadi, Ilmu Tanah itu adalah sebuah departemen yang amat sangat keren! Dari mulai mata kuliahnya, bahan ajarannya, dosen dan staffnya hingga mahasiswanya. Alhamdulillah masih bisa merasakan nikmatnya belajar di Departemen Ilmu Tanah..

 

Dan ini link kami, mari berkunjung… :)

http://soil.ipb.ac.id/

http://faperta.ipb.ac.id/index.php/profil/departemen/ilmu-tanah-dan-sumberdaya-lahan

 

VIVA SOIL!!